Lontar Berkisah adalah buku bacaan anak lawas atau serial cerita yang ditulis oleh Amalia Pulungan dan diterbitkan sekitar tahun 1998 oleh penerbit seperti Edita Serangkai Jaya. Buku ini umumnya menjadi bagian dari koleksi perpustakaan sekolah atau bacaan anak masa lalu.
Buku Perjuangan Sutan Pangaduan adalah karya sastra saduran atau penulisan kembali dari naskah kaba (sastra lisan/klasik Minangkabau) yang ditulis oleh Sulistiati
Kota Kelahiran adalah kumpulan cerpen Mohamad Fudoli, seorang pengarang Indonesia terkemuka. Cerpen-cerpen ini ditulis untuk para remaja. Fudoli menceritakan kota kelahirannya di Madura, teman-teman sekolahnya, serta dunianya sebagai anak santri. Semuanya diceritakan dengan akrab dan memikat.(Balai Pustaka)
Buku ini berisikan karya drama putu wijaya yang mengisahkan sindiran-sindiran yang terutama ditujukan kepada sekelompok orang yang suka memaksakan kehendaknya pada orang lain. Bahasanya kocak, menggunakan istilah-istilah yang banyak dipergunakan oleh-anak-anak muda masa kini, sehingga adegan-adegannya menjadi hidup dan menarik
Cerita ini bertujuan mengedukasi anak-anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak, khususnya sapi, dari cacingan. Disampaikan dengan narasi fiksi yang menarik, tokoh \\\\\\\\\\\\\\\"pahlawan cilik\\\\\\\\\\\\\\\" memberikan teladan kepedulian dan keberanian dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat pedesaan.
Bertualang ke Selat Sunda yang ditulis oleh M. Fadjr ini merupakan sebuah kisah pertualangan yang sangat menarik dan menyenangkan. Putro, Rano, Eko, Dono, Pino, dan Agus, keenam anak yang dikisahkan dalam buku benar-benar berani dan gemar bertualang serta pencinta alam dan lingkungan. Kiranya semangat bertualang dan cinta terhadap alam dan lingkungan yang ditonjolkan oleh pengarang buku ini, da…
Awal Pendakian adalah sebuah cerita menarik yang ditulis dalam bahasa yang bersahaja Pengarangnya sudah tidak asing lagi bagi pembaca sastra Indonesia dewasa ini Balai Pustaka Awal Pendakian adalah sebuah cerita menarik yang ditulis dalam bahasa yang bersahaja. Pengarangnya sudah tidak asing lagi bagi pembaca sastra Indonesia dewasa ini. (Balai Pustaka)