Dulu kamu kemana saat aku mencarimu tanpa henti? Ke mana kamu saat aku menantimu dalam sepi? Perasaan yang kamu tinggalkan menjadi beban yang kutanggung sendiri. Kalau aku akhirnya belajar melupakanmu, apakah semua itu menjadi salahku? Padahal waktu kamu hilang tiba-tiba, aku hancur tak terkira. Sementara kamu tak pernah peduli. Sekarang saat dunia berputar kembali; saat cahaya redup mulai tera…
Perasaan itu tetap saja ada. Meski berkali-kali aku melupakannya, berkali-kali lipat pula ia tumbuh. Apakah kau tidak pernah merasakan hal yang sama? Sementara dulu, sering kali kita tanpa disengaja sama-sama ingin menelepon, sama-sama ingin mengucapkan rindu yang sama. Apakah semudah itu bagi lelaki untuk melupakan? Apa kau tidak pernah tahu bahwa perempuan sering kali begitu sulit lepas dari …
1